"Cloud Computing" secara sederhana dapat didefinisikan adalah "layanan teknologi informasi yang bisa dimanfaatkan atau diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet atau bias juga ". Kata-kata "Cloud" sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud). Namun tidak semua layanan yang ada di internet bisa dikategorikan sebagai Cloud Computing, ada setidaknya beberapa syarat yang harus dipenuhi :
1. Layanan bersifat "On Demand", pengguna dapat berlangganan hanya yang dia butuhkan saja, dan membayar hanya untuk yang mereka gunakan saja. Misalkan sebuah sebuah internet service provider menyediakan 5 macam pilihan atau paket-paket internet dan user hanya mengambil 1 paket internet maka user hanya membayar paket yang diambil saja.
2. Layanan bersifat elastis/scalable, di mana pengguna bisa menambah atau mengurangi jenis dan kapasitas layanan yang dia inginkan kapan saja dan sistem selalu bisa mengakomodasi perubahan tersebut. Misalkan user berlangganan internet pada yang bandwitchnya 512Kb/s lalu ingin menambahkan kecepatannya menjadi 512Kb/s kemudian user menelpon costumer service meminta untuk penambahan bandwitch lalu customer service merespon dengan mengubah bandwitc menjadi 1Mb/s.
3. Layanan sepenuhnya dikelola oleh penyedia/provider, yang dibutuhkan oleh pengguna hanyalah komputer personal/notebook ditambah koneksi internet.
Jika ditinjau dari asal sebuah kata teknologi. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia, atau techne yang mempunyai arti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Dalam pengertian yang sempit, teknologi merupakan sesuatu yang mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, seperti mesin, perkakas, atau perangkat keras.
Dalam pengertian yang lebih luas, teknologi dapat meliputi pengertian sistem, organisasi, juga teknik. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, pengertian teknologi menjadi semakin meluas, sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian, serta bagaimana teknologi itu dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. Jadi, pada dasarnya teknologi adalah semacam hasil dari pada karya tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. Dengan demikian, secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia.
Sifat manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya membuat manusia memiliki pola fakir yang semakin kreatif dan ingin menciptakan sesuatu yang lebih inofat. Dari dorongan keinginan tersebut terciptalah kemajuan ilmu pengetahuan yang saat ini kita kenal sebagai istilah teknologi.
Secara garis besar teknologi diciptakan manusia untuk membantu manusia menyelesaikan pekerjaannya dalam kehidupan sehari-hari secara cepat, praktis dan singkat.
` Peranan Teknologi dalam kehidupan manusia sangatlah banyak namun peranan yang sangat mencolok adalah peranan dalam bidang Berkomunikasi dan dalam Dunia Pendidikan.
- Peranan teknologi dalam Berkomunikasi
Everet M. Regors adalah salah seorang tokoh komunikasi yang banyak mengenal dan mengembangkan penggunaan komunikasi bermedia sangat menyarankan sekali bahwa komunikasi akan lebih efektif jika media yang digunakan mendukung pengolahan pesan.
Dengan kehadiran teknologi yang menciptakan beberapa media pengolah data dan Informasi yang berteknologi tinggi sangat menunjang masyarakat dalam brkomunikasi dalam berbagai belahan dunia dalam hanya satu tempat tanpa harus pergi ke tempat tersebut
- Peranan Teknologi dalam dunia Pendidikan
Penerapan teknologi dalam pendidikan, dikatagorikan menjadi tiga bagian :
- Kelompok yang pertama adalah memanfaatkan computer untuk menyampaikan materi pelajaran itu sendiri
- Kelompok yang kedua untuk pendistribusian materi ajar melalui jaringan Internet.
- Kelompok ke tiga adalah sebagai media komunikasi dengan pakar, atau nara sumber, atau peserta didik yang lain.
Keuntungan dari sebuah Aplikasi Web-Based MVC
Kerangka ASP.NET MVC menawarkan keuntungan sebagai berikut:
- Mempermudah pengelolaan kompleksitas applikasi dengan membagi aplikasi ke dalam model, tampilan, dan controller.
- Tidak menggunakan tampilan bentuk state atau form berbasis server. Hal ini membuat Framework MVC sangat ideal untuk programmer yang ingin kontrol penuh atas perilaku aplikasi.
- Menggunakan pola Front Controller bahwa proses permintaan Web aplikasi melalui pengontrol tunggal. Hal ini memungkinkan Anda untuk merancang sebuah aplikasi yang mendukung infrastruktur routing.
- Menyediakan dukungan yang lebih baik untuk pengembangan ujicoba langsung (TDD).
- Bekerja dengan lebih baik untuk aplikasi Web yang didukung oleh tim besar pengembang dan desainer web yang membutuhkan tingkat kontrol yang tinggi terhadap perilaku aplikasi.
Keuntungan dari Aplikasi Web-Based ASP .NET Web Form
Framework berbasis Web Form menawarkan keuntungan sebagai berikut:
- Mendukung model berbasis event yang disediakan dalam state melalui HTTP, yang menguntungkan line-of-bussiness pengembangan aplikasi Web. Penggunaan Framework berbasis Web Form jug menyediakan banyak event dan didukung oleh ratusan kontrol server.
- Menggunakan pola Page Controller yang menambahkan fungsionalitas untuk setiap halaman.
- Menggunakan view state atau server berbasis Form, yang dapat membuat informasi lebih mudah mengelola state.
- Ia bekerja dengan baik untuk tim kecil dari pengembang dan perancang Web yang ingin mengambil keuntungan dari banyak komponen yang tersedia untuk pengembangan aplikasi yang cepat.
- Secara umum, kurang kompleks untuk pengembangan aplikasi, karena komponen (kelas Page, kontrol, dan sebagainya) yang terintegrasi dan biasanya membutuhkan kode kurang dari model MVC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar